Rabu, 19 Maret 2014

Puisi

            Bahtera Rumah Tangga

Sahabat, Pernikahan bukanlah akhir dari sebuah hubungan
Pernikahan adalah awal dari sebuah perjalanan
Perjalanan yang akan dilalui bersama
Baik dalam keadaan suka maupun duka      

Ibarat sebuah kapal,
Pernikahan adalah sebuah bahtera rumah tangga
Terkadang ada angin yang tak pasti serta ombak yang tak menentu
Itulah saat dimana kalian berdua sedang diuji

Ombak dan angin, bukanlah sesuatu yang bisa dihindari, melainkan dihadapi
Dihadapi bersama dengan penuh keyakinan
Dihadapi bersama dengan saling pengertian
Dan percayalah bahwa dibalik angin dan ombak tersebut, ada pulau yang indah menanti kalian

Dan ketahuilah pulau tersebut adalah, “keluarga yang sakinah mawadah  waromah”
Sebuah puisi untuk sahabat, semoga menjadi keluarga sakinah mawadah  waromah
Dari sahabat kalian Riki. S

*Puisi di atas adalah puisi yang sengaja saya buat untuk teman SMA saya yang kebetulan sudah mengakhiri masa pacaran dengan kata “akad nikah”. Puisi yang dibuat hanya berdasarkan spontanitas. Alasan saya menaruh puisi didalam kado pernikahan mereka adalah menurut saya pribadi kartu ucapan sudah terlalu sering, dan saya mencoba hal yang berbeda atau bisa dibilan diluar kebiasaan. Puisi di atas adalah naskah asli dan sengaja saya publikasikan di blog pribadi saya ini.