Kamis, 24 April 2014

Puisi

        (Bukan) Cinta Buta
Ingin rasanya aku ingin menulis puisi untukmu
Namun kata-kata indah itu tak mau muncul dalam otakku
Namamu, wajahmu, dan senyumu lah yang selalu muncul dalam ingatanku
Otak ini seakan tak mau terlepas dari bayanganmu

Terlalu munafik jika mengatakan dirimu sempurna
Karena aku masih sadar, bahwa dirimu juga manusia
Terlalu durhaka mengatakan dirimu spesial
Karena bagiku Ibu masih orang yang spesial

Kata “I love You”
Sungguh Sangat tidak pantas untukmu
Bertemu dan meminta restu orangtua mu
Harga yang pantas untuk mu

Menunggumu dalam ketidakpastian pun aku rela
Dalam diamku pun aku terus berdoa
Tuhan tahu tujuan hidupku serta apa yang terbaik untukku
Meski pada akhirnya bukan untuk hidup bersamamu