Kamis, 08 Mei 2014

Manusia

Sosok yang Lebih Menakutkan daripada Hantu atau Arwah Gentayangan
Beberpa hari yang lalu, seperti biasa saya buka facebook hanya sekedar untuk melihat berita apa yang sedang ramai dibicarakan di media social. Namun saya tertarik pada salah satu tautan yang diposting oleh teman saya. Dan ternyata itu adalah blog pribadinya. Awalnya heran, tidak biasanya dia share tulisan blognya ke facebook.  Dengan rasa penasaran akhirnya saya buka dan baca tulisannya, menarik juga. Dia menulis tentang dirinya yang mempunyai teman khayalan, dan bagiku itu bukanlah hal yang aneh, karena dia adalah anak tunggal, mungkin dia kesepian. Lain halnya dengan saya yang mempunyai saudara laki-lai yang umurnya tidak terpaut jauh, hampir setiap hari ada sparing partner buat adu jotos, adu tendangan pinalty, adu makan dan macam-macam lah.

Dari tulisannya saya menemukan hal yang menarik, dengan apa yang dikatakan dalam melalui tulisannya “Aku tidak takut sama sekali pada hantu. Aku berpikir bahwa manusia jauh lebih menakutkan daripada apa yang mereka sebut dengan arwah penasaran” (dikutip dari Tulisan Damas Aji N via http://singingemotions.wordpress.com/2014/05/03/imagine-imaginely/)

Apa yang ada dalam tulisannya mengenai arwah penasaran saya sependapat dengannya, karena dalam aqidah islam tidak ada yang menyebutkan akan keberadaan arwah penasaran seperti halnya hantu. Berbicara hantu, setan atau arwah penasaran memang tidak bisa dilepaskan dengan kebudayaan. Bisa dilihat dengan hantu-hantu yang ada di beberapa Negara, antara Negara satu dengan Negara lain berbeda-beda. Indonesia yang terkenal kaya akan budaya ternyata juga mempunyai banyak kepercayaan tentang adanya hantu, ada pocong, kuntil anak, suster ngesot, tuyul dan masih banyak lagi. Sedangkan china, vampire lebih popular, sama halnya dengan Negara-negara di eropa yang terkenal adalah vampire serta zombie.

Hantu menjadi sosok yang menyeramkan bisa jadi karena sejak kecil sudah dijejali dengan cerita-cerita yang berbau mistis, selain itu cerita-cerita mistis yang beredar di dalam masyarakat, yang belum diketahui akan kebenarnya malah membuat produser film untuk mevisualisasikan melalui film-film. Saya dulu sangat takut ketika melihat artis Susazana. Iya, ia adalah legenda film horror Indonesia. Bahkan image Nyi loro kidul atau Nyi blorong sudah melekat pada diri Susazana. Saya sendiri dulu juga takut dengan film-film horror yang di bintangi oleh Suzana, namun semakin dewasa ketika film-film Suzana di puter lagi, ternyata si doi cakep juga, hehehe J nyesel juga dulu malah takut meski belum berperan sebagai hantu atau Nyi blorong.

Menjadi sangat miris ketika film horror sekarang malah menjadi seakan film semi porno, karena untuk mendongkrak film malah menampilkan adegan bahkan ada juga yang menghadirkan bintang porno jepang dalam film horornya.

Kembali ke topic. Menurut teman saya, hantu atau sering disebut arwah gentayangan bukanlah sosok yang perlu ditakutkan, karena manusia jauh lebih menakutkan. Memang benar demikian, mendengarkan berita di telivisi, berita di Koran maupun portal berita online mampu meyakinkan saya, bahwa manusia memang jauh lebih menyeramkan dari pada hantu atau arwah gentayangan. Lihat saja sekarang ini, seorang anak manusia tega membunuh sesama manusia, Ibu membunuh anak yang baru dilahirkan, demi harta anak berani membunuh orangtuanya, orangtua tega menyiksa anaknya, bahkan ada juga anak kecil yang berani menganiaya temannya hingga tewas, dan masih banyak kasus-kasus pembunuhan yang dilakukan oleh makhluk yang bernama manusia. Belum lagi berita-berita tentang kasus pelecehan terhadap anak yang masih dibawah umur. Setelah kasus JIS terungkap dan ramai diberitakan oleh media, hal ini seakan menjadi pintu gerbang untuk membuka kasus-kasus pelecehan seksual serupa, dimana anak dibawah umur menjadi korbannya. Baru-baru ini saja di sukabumi jawa barat, ada kasus seorang laki yang telah mencabuli beberapa anak kecil, bayangkan bukan hanya satu anak kecil dan baru terungkap. Dan sekarang kasus tersebut sudah mengalahkan kasus JIS dalam hal pemberitaan.


Inilah apa yang dimaksudkan oleh teman saya dalam tulisan nya, bahwa manusia jauh lebih menakutkan daripada hantu atau arwah gentayangan. Kenapa semakin maju peradapan, namun moral suatu bangsa malah mengalami kemunduran? Zaman semakin maju, akses internat dengan mudah didapatkan, namun lebih banyak digunakan untuk mengakses gambar dan film porno. Apakah manusia sudah tidak takut lagi kepada dosa? Atau mungkin barangkali ada juga mnanusia yang tidak mengenal dosa? Entahlah namun yang jelas, pemberitaan media sudah membuktikan bahwa manusia bisa menjadi sosok yang menyeramkan dari pada hantu atau arwah gentayangan.