Rabu, 14 Mei 2014

Merasa Iri

Merasa Iri
Aku merasa iri
Kepada mereka yang meski ditengah kesibukan dunia, namun masih tetap ingat dengan akherat

Aku merasa iri
Kepada mereka yang terus terjaga sampai larut malam, namun masih tetap bisa bangun untuk sholat tahajud dan sholat fajar sebelum sholat shubuh

Aku merasa iri
Kepada mereka yang terus menjaga lesannya dan berkata hanya untuk hal yang bermanfaat

Aku merasa iri
Kepada mereka yang selalu menundukan kepala untuk menjaga pandangannya

Aku merasa iri
Kepada mereka yang mampu menahan lapar meski mereka dalam keadaan banyak makanan

Aku merasa iri
Kepada mereka yang terus berjuang melawan kemalasan yang ada dalam diri mereka

Aku merasa iri
Kepada mereka yang masih selalu berbagi meski dalam keadaan kurang.

Aku merasa iri
Kepada mereka yang terus merasa dirinya bodoh, padahal ia adalah orang yang kaya akan ilmu

Aku merasa iri
Kepada mereka yang yang miskin harta, namun selalu bersyukur dengan keadaannya

Aku merasa iri
Kepada mereka masih bisa tersenyum di tengah penderitaan yang sedang mereka alami

Aku merasa iri
Kepada mereka yang tak banyak bicara namun melakukan perubahan yang bermanfaat bagi sesame.

Aku merasa iri
Kepada mereka yang terus berjalan menuju kebaikan

Aku iri. . . .
Aku iri dengan semua itu

Dosakah jika aku bisa iri kepada mereka?