Selasa, 27 Mei 2014

PUISI

“Puisi Seorang Pecundang”


Hidup di dunia yang serba bebas 
Aku hanyalah penonton yang tak lebih dari seorang pecundang 
Menghujat hanya karena tak suka 
Mengkritik juga tanpa solusi 

Beruntungnya aku tidak hidup di orde baru. 
Tapi siapa juga aku ini 
Ucapanku tak berpengaruh apa-apa 
Tulisanku tak ada yang mau membaca 

Inilah enaknya jadi penonton yang tak lebih hanya seorang pecundang 
Mengkritik dan menghujat bukan karena iri kepada mereka yang berkuasa 
Bukan juga seperti mereka yang dulunya suka melawan. 
Tapi sebenarnya hanya ingin nikmatnya berkuasa. 

Aku hanya hanya pandai berucap 
Tapi tak pandai untuk berbuat 
Karena aku hanya penonton 
Dan aku adalah seorang pecundang