Selasa, 08 Desember 2015

Cerita Dolananku


Beberapa hari yang lalu, ada kabar baik yang menghampiriku. Yah, untuk pertama kalinya coretan saya menjadi salah satu cerita yang terpilih dalam sebuah kompetisi menulis yang di adakan sebuah komunitas. Nama komunitas tersebut adalah “Anak Bawang” sebuah komunitas yang ingin memperkenalkan kembali permainan-permainan tradisional yang kini sudah mulai dilupakan.  Jika ada yang penasaran silakan saja berkunjung ke fans page facebook komunitas anak bawang solo, atau di website-nya anakbawangsolo.org. Atau kalau ingin tahu lebih jauh, bisa bertemu langsung dengan mas-mas dan mbak-mbak anak bawang, atau bisa hubungi di contact person yang sudah tertera di website anak bawang.

“Aku bermain, maka aku senang” begitulah kira-kira tagline yang coba mereka usung. Mereka semua adalah orang-orang yang mencoba membangkitkan kenangan masa kecil kita. Masa dimana permainan-permainan yang murah meriah itu ternyata sangat berpengaruh baik terhadap tumbuh kembang kita. Jika kalian yang ingin bernostalgia dengan permainan masa kecil Anda, silakan datang saja ke CFD di Jl slamet riyadi solo setiap minggunya. Mereka selalu membuka stand dan setiap orang yang berkunjung ke sana bisa bermain permainan tradisional sepuasnya, mulai dari gasing, lompat tali, egrang, dan masih banyak lagi mainan-mainan yang kini sudah mulai dilupakan.

Kembali ke topik kita kali ini. Sebenarnya awal dari munculnya ide untuk menulis cerita tentang “Saya dan Dolanan Masa kecil saya” berawal dari kebingungan saya dalam memperoleh inspirasi menulis untuk mengisi blog pribadiku ini, serta sepinya postingan di lobimesen.com, yaitu blog yang coba kami gagas dan kami hidupi dengan tulisan-tulisan spontan kami baik saya sendiri, sahabat saya Johan yang mau menikah itu, dan tentunya si anak perantau yang baru mengirim satu tulisan tapi sampai sekarang belum mood mau memposting tulisan terbarunya.

Kala itu, sekitar pukul 01.00 pagi, saya belum mengantuk karena efek kopi yang saya minum ketika saya pulang dari kantor, kala itu saya masuk shift siang, jadi pulangnya agak malam sekitar pukul 23.00. Awalnya saya ingin menulis postingan untuk lobimesen.com, namun kata, demi kata yang coba saya susun seperti tidak bisa membuat sebuah irama yang mengalir begitu saja. Selalu saja mandek, dan tidak tahu lagi harus melanjutkannya. Hampir frustrasi memang, hingga akhirnya satu putuskan untuk meng-ctrl + A kemudian menekan tombol Delete. Hilang lah semua yang sudah saya tulis.

Kemudian saya teringat dengan postingan di fans page komunitas anak bawang solo,  yang sedang mengadakan lomba menulis cerita dolananku. Dan saya pun mulai menulis untuk menceritakan tentang permainan masa kecilku. Saya mencoba untuk mengingat-ingat kembali masa kecil saya, dan kemudian menuliskan tentang permainan-permainan tradisional apa saja yang pernah saya mainkan. Sehingga tulisan saya begitu mengalir. Dan, jadilah naskah tulisan saya berjudul “Saya dan Dolanan Masa Keci Saya” tulisan itu masih mentah dan belum saya edit, karena saya sudah mulai mengantuk. Baru paginya saya mulai mengedit dan merapikan tulisan saya tersebut. Baru kemudian saya mengirimnya via email

Dan ketika pengumuman, yaitu pada tanggal 5 Desember 2015 kemaren, cerita saya menjadi salah satu dari tiga cerita yang terpilih. Ada sedikit haru dan bahagia, mengingat saya sudah berulang kali mengirim tulisan di beberapa media online namun tidak pernah mendapat respon. Saya sadar betul bahwa saya masih tahap belajar dan tulisan saya masih selevel membuat status di facebook, hehehe

Saya tidak akan mengatakan bahwa coretan saya yang berjudul “Saya dan Dolanan Masa Kecil Saya” hanya sekedar tulisan iseng-iseng saja, karena saya selalu serius ketika menulis, kalau lagi pas serius!

Mungkin lain waktu saya akan mem-posting di blog pribadiku ini. Karena saya menghargai sebuah kompetisi menulis, bahwa naskah yang sudah saya kirim sudah menjadi milik panitia lomba menulis, yaitu komunitas anak bawang. Kabarnya tulisan saya akan di muat di website-nya, yaitu anakbawangsolo.org. mungkin tulisan saya baru saya akan posting ketika sudah di publish di website tersebut. Tentu dengan mencantumkan sumber tulisan tersebut meski itu adalah karya saya sendiri. Saya akan tetap menghargai panitia.


Dan sebagai penutup dari catatan ini, btw saya sudah kirim alamat saya, pakai alamat kantor pula, tapi kok bingkisannya belum sampai-sampai ya? hehehehe

Sumber gambar ; Fans page facebook komunitas anak bawang solo