Sabtu, 16 April 2016

Futsal Lagi

Minggu kemarin, sudah kali kedua saya bersama teman-teman di kantor mengadakan futsal. Sudah hampir satu tahun saya tidak bermain futsal. Jadi, pertama kali bermain futsal, kami langsung booking lapangan di salah satu arena futsal di Boyolali. Pertama kali futsal, selain membuat saya megap-megap, juga sukses membuat badan saya njarem-njarem dan pegel-pegel selama tiga hari. Dan untuk yang kedua kalinya sepertinya tubuh saya sudah mampu menyesuaikan diri.

Kegiatan futsal antar rekan kerja ternyata sudah pernah ada, namun sempat mati suri. Dari obrolan di kantin, kemudian salah satu dari kami langsung mengirim email ke masing-masing department hingga membentuk grup BBM untuk memudahkan berkomunikasi tentang jadwal futsal. Hingga dipilihlah hari minggu jam 09.00-11.00 di salah satu arena futsal di Boyolali.

Kami bermain futsal bertujuan semata-mata hanya ingin tetap dalam kondisi waras ditengah rutinitas masing-masing pekerjaan kami. Sebagai HRD, sebenarnya saya tidak cocok untuk bermain. Tapi lebih cocok sebagai wasit. Jika ada yang melakukan pelanggaran tidak akan saya beri kartu kuning, atau kartu merah untuk mengeluarkan pemain dari lapangan. Namun, cukup memberikan SP I, SP II, dan SP III, terakhir kalau masih melakukan tindakan indispliner langsung di PHK. Hehehe J

Berlelah-lelah dan bermandikan keringat selama bermain futsal, adalah salah satu hal yang sudah sangat jarang saya lakukan. Karena sekarang lebih sering pusing masalah headcount, merasa jengkel dengan karyawan yang bandel, dan bosan dengan namanya rutinitas.

Dan setelah lelah bermain futsal, ada agenda lain yang menanti kami. Yaitu sarapan yang dirapel dengan makan siang. Kami menuju ke sebuah warung nasi tumpang yag terletak di dekat terminal Boyolali. Karena porsi yang tanggung untuk ukuran saya, saya pun memesan dua porsi nasi tumpang dan segelas es susu segar coklat. Ini Boyolalai, kota susu! Hehehe


Lelah bermain futsal, dan kenyang dengan nasi tumpang membuat badan ini sudah mendapatkan porsi yang sesuai. Selesai tenaga diperas, kemudian diberi asupan energy dari dua porsi nasi tumpang dan segelas susu segar coklat. Dan saya takut, niatan saya pergi futsal bukan untuk berolahraga, namun setelah itu, makan di nasi tumpang yang gerrrr itu.