Rabu, 16 November 2016

Selamat Johan

Foto yang dikirim Johan via wasap
Jauh, sebelum media sosial ramai tentang adanya pernyataan yang sedikit nggapleki. Yaitu tentang adanya sebuah opini di media yang menyatakan bahwa kejadian bom molotov di depan gereja yang menyebabkan meninggalnya gadis mungil yang tak berdosa, itu hanya dianggap sebagai pengalihan asu, eh maksud saya isu. 

Dan beberapa jam sebelum media arus utama ramai memberitakan tentang status Ahok yang kini sudah ditetapkan sebagai tersangka, atas kasus dugaan penistaan agama. Melalui grup wasap yang saya ikuti. Ada berita dari seorang kawan yang beberapa hari yang lalu mentraktir saya sebuah nama domain untuk blog baru saya. 

Selain itu, kawan saya tersebut juga beberapa hari ini sedikit saya repotkan untuk membantu saya berada di balik meja hrfile.net. Setidaknya berkat tangan dinginnya, tampilan blog baru saya menjadi sedikit lebih kece. Saya percaya dengannya, karena tampilan blog bersama lobimesen.com juga dari hasil tangan dinginnya. 

Dan melalui tulisan ini, saya ingin mengucapkan banyak terima kasih kepada yang bersangkutan.

Dalam sebuah grup wasap, kawan saya tersebut mengirimkan sebuah pesan suara. Pesan suara yang ketika saya dengarkan baik-baik. Adalah suara tangisan bayi yang seperti baru saja dilahirkan ke dunia. Kawan saya tersebut seperti sedang berbagi kebahagian dengan kelahiran anak pertamanya. Bayi perempuan yang baru saja dilahirkan dengan penuh perjuangan. Lahir secara normal dengan berat 4,3 dari rahim seorang istri yang begitu ia cintai.

Pesan wasap darinya seolah menandai, bahwa statusnya sekarang sudah naik lagi. Yang sebelumnya berstatus suami siaga; siap antar jaga. Kini sudah naik satu level lagi, yaitu menjadi seorang ayah. Kini tambah berat tanggung jawab yang diembannya. Ia sekarang sudah menjadi imam bagi istri dan anaknya. Padahal menjadi imam untuk dirinya sendiri saja sudah berat. Namun, yang namanya manusia, ia akan terus berproses.

Dan sepertinya saya tidak perlu berbasa-basi lagi. Saya hanya ingin mengucapkan selamat buat kawan sekaligus sahabat saya: Johan, atas kelahiran anak pertamanya. Sudah terlalu banyak doa yang dipanjatkan untuk keluarga sampeyan. Saya cukup mengamini segala doa itu saja. 

Doa saya singkat saja bro. Semoga bisa menjadi imam yang baik bagi anak dan istri panjenengan. Serta semoga dedek bayi menjadi anak yang sholehah. Dan yang paling penting, semoga tidak se-liberal bapaknya.